Senin, 17 November 2008
Jangan pernah menjilat amplop atau perangko untuk merekatkannya
Suatu hari seorang wanita yang bekerja disebuah kantor pos di California, merekatkan amplop dan perangko tanpa menggunakan lem atau busa basah, melainkan dengan cara menjilatnya. Pada saat itu wanita tersebut langsung merasakan lidahnya terasa seperti teriris.Selengkapnya...
Diposting oleh Agust Wahyu di 12.06 0 komentar
Label: Kesehatan
Rabu, 12 November 2008
GKR Hemas: Perempuan Harus Jadi Agen Perubahan
GKR Hemas: Perempuan Harus Jadi Agen Perubahan
KOMPAS/DANU KUSWORO, Sabtu, 8 November 2008 | 12:36 WIB
"Perempuan harus menjadi agen perubahan. Harus bisa mendobrak lekatnya budaya patriarki yang mendarah daging di masyarakat kita. Saya, bisa dikatakan satu kaki berada di dalam dan satu kaki di luar. Disatu sisi, saya tetap mempertahankan tradisi, tapi disisi lain saya juga melakukan sesuatu di luar (kraton) untuk berbuat sesuai kebutuhan masyarakat," papar Hemas, saat berbicara dalam Sarasehan 150 tahun Sekolah Santa Ursula Jakarta, bertema Perempuan Serviam Menjawab Tantangan Zaman, Sabtu (8/11).
Selengkapnya...
Diposting oleh Agust Wahyu di 10.08 1 komentar
Label: Kegiatan Sekolah
Soal Posisi Laki Perempuan, Masyarakat Kita Sakit
Perempuan Serviam Menjawab Tantangan Zaman
JAKARTA, SABTU - Intelektual Muslim Siti Musdah Mulia mengatakan, masih banyak pemahaman yang keliru di masyarakat Indonesia dalam menempatkan posisi laki-laki dan perempuan. Hal ini disebabkan lekatnya budaya patriarkal di masyarakat kita.
Selengkapnya...Diposting oleh Agust Wahyu di 09.56 0 komentar
Label: Kegiatan Sekolah
Tips Mudah dan Murah Hilangkan FormaLin
Perendaman dalam air selama 60 menit mampu menurunkan kadar formalin sampai 61,25%, dengan air leri mencapai 66,03%, sedang pada air garam hingga 89,53%. Ini artinya hanya dengan perlakuan dan pengetahuan yang baik sebelum dikonsumsi kadar formalin akan hilang...selengkapnya...
Diposting oleh Agust Wahyu di 09.02 0 komentar
Label: Kesehatan
Senin, 10 November 2008
Girl Power di Kembang Gula Sanur

KELAS-KELAS dihias dengan tema perempuan. Ada juga “pameran” bra. Anak-anak SMA Santa Ursula memang jagonya bikin acara beda. Kalau sekolah-sekolah lain doyan bikin acara khas anak SMA macam pensi atau cupcup- an, SMA Santa Ursula atau Sanur justru emoh bikin acara serupa. Buktinya bisa dilihat di acara Kembang Gula alias Kebanggaan Menjadi Bagian Generasi Perempuan Unggulan. Acara ini bukan sejenis acara pensi, talkshow, apalagi kompetisi olahraga.
Diposting oleh Agust Wahyu di 08.12 0 komentar
Label: Kegiatan Sekolah

